Hidup itu pilihan, ketika dirimu perlu memilih, pilihlah pilihan yang mendekatkan dirimu dengan ALLAH. Hidup itu kita mempersiapkan diri kita untuk nanti dialam yang kekal yaitu akhirat. Tanpa kita sadari Kita hidup untuk menunggu kematian, yang nantinya akan membawa kita menuju Syurga ataupun Neraka. semua itu kita sendiri yang menentukan kita ingin abadi di Syurga atau Neraka. Saya tau pasti tidak ada satupun dari kalian yang ingin masuk Neraka. Saya juga demikian, saya tak pernah ingin bahkan tak pernah membayangkan untuk ke Neraka, tapi untuk seseorang seperti saya ini apakah saya pantas untuk bersa di Syurga? Saya tak pernah tau berapa lama lagi saya hidup di dunia ini. Apakah timbangan amal kebaikan saya nanti bisa lebih berat dari pada timbangan perbuatan buruk saya? Apakah yang saya lakukan didunia selama ini akan menghantarkan saya ke Syurga atau kah selama ini saya di dunia hanya melakukan hal yang sia-sia dan akan menjurumuskan saya ke Neraka? Saya sedih akan diri saya yang masih terlena oleh dunia ini, yang masih saja menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan yang saya mau. Saya yang masih mementingkan urusan dunia, dan bersenang-senang didalamnya. Padahal cepat atau lambat Hidup saya didunia ini akan berakhir karena asak kita dari Allah dan kan kembali pada Allah. Mulai hari ini mari kita bermuhasabah diri kita, kita perbaiki diri kita yang masih selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa. Mari kita serahkan hidup kita pada Allah dan ingatlah bahwa semua yang ada di dunia ini milik Allah termasuk diri kira. Jangan lagi kita menyombongkan diri kita. Mari kita menggapai syurganya Allah bersama-sama. Saya ingin bersama kalian di syurga, mari kita saling mendoakan supaya kelak kita bisa berjumpa di Syurga. Aamiin ya Allah ya Robbal'alamin
Hidup itu pilihan, ketika dirimu perlu memilih, pilihlah pilihan yang mendekatkan dirimu dengan ALLAH. Hidup itu kita mempersiapkan diri kita untuk nanti dialam yang kekal yaitu akhirat. Tanpa kita sadari Kita hidup untuk menunggu kematian, yang nantinya akan membawa kita menuju Syurga ataupun Neraka. semua itu kita sendiri yang menentukan kita ingin abadi di Syurga atau Neraka. Saya tau pasti tidak ada satupun dari kalian yang ingin masuk Neraka. Saya juga demikian, saya tak pernah ingin bahkan tak pernah membayangkan untuk ke Neraka, tapi untuk seseorang seperti saya ini apakah saya pantas untuk bersa di Syurga? Saya tak pernah tau berapa lama lagi saya hidup di dunia ini. Apakah timbangan amal kebaikan saya nanti bisa lebih berat dari pada timbangan perbuatan buruk saya? Apakah yang saya lakukan didunia selama ini akan menghantarkan saya ke Syurga atau kah selama ini saya di dunia hanya melakukan hal yang sia-sia dan akan menjurumuskan saya ke Neraka? Saya sedih akan diri saya yang masih terlena oleh dunia ini, yang masih saja menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan yang saya mau. Saya yang masih mementingkan urusan dunia, dan bersenang-senang didalamnya. Padahal cepat atau lambat Hidup saya didunia ini akan berakhir karena asak kita dari Allah dan kan kembali pada Allah. Mulai hari ini mari kita bermuhasabah diri kita, kita perbaiki diri kita yang masih selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa. Mari kita serahkan hidup kita pada Allah dan ingatlah bahwa semua yang ada di dunia ini milik Allah termasuk diri kira. Jangan lagi kita menyombongkan diri kita. Mari kita menggapai syurganya Allah bersama-sama. Saya ingin bersama kalian di syurga, mari kita saling mendoakan supaya kelak kita bisa berjumpa di Syurga. Aamiin ya Allah ya Robbal'alamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar